Sabtu, 15 Maret 2014

RD Tetap Evaluasi Penampilan Persebaya

Tiga angka yang didapat saat mengalahkan Persepam Madura United (Persepam - MU) di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (14/3) kemarin tak membuat Rahmad Darmawan puas. Manager-coach Persebaya itu tetap akan mengevaluasi permainan Greg Nwokolo dan kawan-kawan.

Pada pertandingan derby Jawa Timur (Jatim) tersebut, Persebaya tampil superior dengan menjaringkan empat gol ke jala Laskar Sape Kerap, julukan Persepam - MU. Juara Divisi Utama 2013 ini menang telak 4-1. Striker andalan asal Kamerun, Pacho Kenmogne mencetak hattrick. Sedangkan satu gol lainnya diceploskan Alfin Tuasalamony dari titik putih.

Tambahan tiga poin mengantarkan Persebaya menduduki ke posisi puncak klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) wilayah timur. Tim bertabur bintang ini mengoleksi total 11 poin. Mereka unggul atas Mitra Kukar dan Persela Lamongan yang berada di peringkat kedua dan ketiga. Kukar dan Persela mengoleksi 10 angka.

Meski target menang dan merebut puncak klasemen sudah terealisasi, bukan berarti para pemain Persebaya lepas dari evaluasi. Sebab, menurut Rahmad, timnya masih butuh evaluasi untuk mendapatkan permainan terbaik di tiap pertandingan pada kompetisi ISL 2014.

"Saya rasa semua lini tetap menjadi perhatian kami. Tetap dilakukan evaluasi. Mempertajam dan meningkatkan performa setiap pemain akan terus kami jalankan," tutur mantan juru taktik Timnas U-23 di SEA Games 2011 dan 2013 tersebut.

Setelah pertandingan lawan Sape Kerap, Persebaya harus menjalani jeda kompetisi cukup panjang. Ini adalah dampak dari Pemilihan Legislatif (Pileg) yang dilangsungkan, April 2014. Persebaya baru kembali bertanding medio April nanti.

Fabregas Berdoa Tak Jumpa Madrid

Cesc Fabregas bisa jadi saat ini tengah berdoa agar Barcelona tak jumpa dengan Real Madrid atau Bayern Munich di fase 8 besar Liga Champions musim ini.

Pasalnya, dalam wawancara terbaru yang dimuat di Inside Spanish Football, gelandang tengah asal Spanyol itu mengaku ia ingin menghindar dari dua tim tersebut. Namun demikian, Cesc dengan cepat menambahkan bahwa tim lain yang masuk ke perempat final juga berpotensi memberikan ancaman yang berbahaya.

"Menghindari Real Madrid atau Bayern? Ya," jelas Fabregas.

"Namun selain mereka masih ada Chelsea, PSG, dan tim lain yang sudah mengalami banyak peningkatan dalam hal kualitas. Di fase seperti ini semua lawan akan sulit untuk dihadapi," pungkasnya.

Barca Jiplak Madrid Untuk Kontrak Baru Messi

Barcelona menemui kesulitan untuk menyediakan dana besar di kontrak baru Lionel Messi. Karenanya, pihak klub tengah mempertimbangkan beberapa cara, termasuk salah satunya adalah meniru apa yang sudah dilakukan Real Madrid untuk Cristiano Ronaldo.

Seperti diberitakan Marca, kubu Barca dan Messi saat ini belum mencapai kata sepakat perihal gaji baru pemain berusia 26 tahun tersebut. Padahal sebelumnya, Barca melalui Presiden terdahulu, Sandro Rosell menjanjikan Messi sebagai pemain dengan gaji tertinggi di muka bumi ini.

Untuk bisa mewujudkan janji tersebut, Barca butuh pemasukan baru dari luar keuangan klub. Diyakini Barca bakal meniru cara yang sudah diadaptasi Madrid yakni meminta bagian kepada sponsor yang menggunakan Messi. Pendekatan ini sama seperti yang dilakukan Madrid saat membayar Cristiano Ronaldo 18 juta euro setahun.

Cara di atas sebenarnya bertentangan dengan komitmen klub. Sebelumnya Barca memang bersikukuh untuk tidak menerima sepersen pun terkait pemasukan iklan pribadi para pemainnya. Padahal untuk Messi sendiri saat ini total menerima 23 juta euro dari 8 sponsor yang mengikatnya.

Sponsor utama Messi saat ini adalah Adidas yang membayar sebesar 8 juta euro per tahunnya. Kerja sama keduanya selama ini berjalan dengan baik dengan Messi dikenal loyal menggunakan produk apparel asal Jerman tersebut.

Kontrak Messi sebenarnya baru saja diperbaharui pada Februari tahun lalu dan akan berakhir pada 2018 mendatang. Namun Messi dikabarkan menginginkan kontrak anyar sebagai reaksi atas dua hal; kontrak total Neymar serta gaji besar Cristiano Ronaldo.